INFO PUBLISH.ID, JAKARTA — Musyawarah Nasional (Munas) ke-IX Asosiasi Perusahaan Bongkar-Muat Indonesia (APBMI) berlangsung khidmat di Grand Sahid Hotel, Jakarta. Rabu (28/10/2026).
Acara dihadiri oleh Ketua APBMI Pusat, Wakil Menteri perhubungan Kompol (Purn.) Suntana, M.Si, jajaran Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), para Direktur Perusahaan Bongkar-Muat (PBM), serta perwakilan pengurus daerah dari seluruh pelosok tanah air.
Dalam sambutannya, Ketua APBMI, H. Juswandi Kristanto, menegaskan perlunya langkah strategis menyempurnakan aturan yang mendukung iklim usaha yang sehat bagi pelaku jasa bongkar-muat. Salah satu sorotan utama yang disampaikan adalah kebutuhan mendesak untuk merevisi dan menyempurnakan Ketentuan Menteri (KM) KEMENHUB 152, tahun 2016 khususnya terkait pengelolaan terus dan termum, agar aturan tersebut semakin berpihak pada kepentingan perusahaan bongkar-muat dan mampu mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.
Selain revisi KM 152, sejumlah persoalan mendasar lainnya juga dikemukakan, semuanya bermuara pada satu tujuan: memperkuat sinergi antar-pemangku kepentingan, sehingga aktivitas kepelabuhanan dapat berjalan lebih dinamis, tertib, dan produktif.
Di akhir sambutannya, H. Juswandi Kristanto menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang mendalam atas kepercayaan serta dukungan luas dari berbagai pihak, yang memintanya kembali memegang amanah kepemimpinan APBMI untuk periode 2026–2031.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Mari kita berjalan bersama, bergandengan tangan untuk menjadikan APBMI sebagai mitra yang andal dalam pembangunan pelabuhan dan perdagangan nasional,” ujarnya di hadapan seluruh peserta Munas.
Laporan : 15MH4NK











