INFO PUBLISH.ID, KONAWE SELATAN — Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan melalui Dinas Lingkungan Hidup kembali menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup. Hari ini, di Desa Koeono, Kecamatan Palangga Selatan, dilaksanakan kegiatan penanaman mangrove sekaligus upaya rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) dalam rangka pemenuhan kewajiban Izin Penggunaan dan Pemanfaatan Kawasan Hutan (IPPKH) seluas 0,91 hektar. Kamis,(5/11/2026)
Mengusung tema besar “Jaga Mangrove, Pulihkan DAS, Wujudkan Lingkungan Hidup yang Lestari,” kegiatan ini bukan sekadar penanaman bibit pohon, melainkan wujud tanggung jawab bersama untuk memulihkan ekosistem pesisir yang memiliki peran sangat vital. Mangrove tidak hanya berfungsi sebagai pelindung garis pantai dari abrasi dan gelombang laut, tetapi juga menjadi habitat bagi berbagai biota laut sekaligus penyerap karbon yang sangat berharga bagi bumi kita.
Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan kekeluargaan. Hadir mewakili Bupati Konawe Selatan adalah Staf Ahli Kabupaten Konawe Selatan Muhammad Riswan mangidi.
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati yang berhalangan hadir secara langsung dikarenakan harus menghadiri acara Sertijab Danrem 143 Halu Oleo di Kendari.
“Selamat menanam, Semoga bibit-bibit mangrove yang hari ini kita tanam tumbuh subur dan kuat, menjadi pelindung pantai, penjaga kesuburan tanah, menjadi rumah bagi biota laut, dan warisan berharga bagi anak cucu kita di masa depan. Terima kasih kepada semua pihak yang hadir dan berkontribusi. Mari kita jaga bersama, karena lingkungan yang lestari adalah anugerah yang patut kita syukuri dan pelihara,” ujarnya penuh harapan.
Sementara itu kepala BPDAS konaweha yang turut memberikan sambutan mengapresiasi adanya kegiatan dimaksud, menurutnya, kegiatan penanaman mangrove diharapkan dapat memperkuat ekonomi masyarakat melalui pelestarian lingkungan yang sehat.
Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Konaweha, Camat Palangga Selatan, para Kepala Desa se-Kecamatan Palangga Selatan, serta tokoh masyarakat dan warga Desa Koeono.
Kegiatan ini diinisiasi langsung oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Konawe Selatan. Sebelum acara dimulai, terlihat semangat gotong royong dari para pegawai Dinas Lingkungan Hidup yang terlebih dahulu membersihkan lokasi pelaksanaan acara, menandakan kesiapan dan kepedulian yang tulus dari seluruh jajaran instansi terkait.
Acara dibuka dengan doa yang dipimpin oleh salah seorang pegawai Dinas Lingkungan Hidup, memohon keberkahan dan kelancaran kegiatan sekaligus keselamatan bagi seluruh yang hadir. Suasana berjalan sangat tertib, khidmat, dan penuh kehangatan antar peserta yang hadir.
Penanaman mangrove di Desa Koeono ini diharapkan tidak berhenti pada hari ini saja. Ke depannya, pengawasan dan pemeliharaan akan terus dilakukan agar bibit yang telah ditanam dapat tumbuh dengan baik dan benar-benar bermanfaat. Upaya rehabilitasi DAS ini diharapkan dapat menekan tingkat erosi tanah, menjaga kualitas air sungai, serta meningkatkan kesuburan ekosistem di sekitar aliran sungai hingga ke wilayah pesisir.
Kehadiran berbagai unsur instansi pemerintahan maupun tokoh masyarakat pada kesempatan ini menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan adalah tanggung jawab semua pihak. Pemerintah tentu membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat agar program-program lingkungan hidup dapat berjalan efektif dan memberikan dampak yang nyata bagi kehidupan kita semua.
Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi amal jariyah yang bermanfaat, dan semoga mangrove yang kita tanam tumbuh kokoh, menjadi benteng alami yang menjaga bumi kita tetap lestari, untuk saat ini dan untuk generasi yang akan datang.
Laporan : Red











