Terus Berinovasi, TP. PKK Desa Lalowua Mitra ITK Avicenna Kendari Helat Pelatihan Kulit Labu kuning Antioksidan.

INFO PUBLISH.ID, KONAWE SELATAN – Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat (PKM) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) bertujuan kemandirian kesehatan sekaligus peningkatan taraf ekonomi, kapasitas dan keterampilan Ibu – ibu TP. PKK Desa Lalowua Kecamatan Palangga Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Lalowua,(10/09/2023).

Peserta kegiatan terdiri Ibu ibu TP. PKK Desa Lalowua. Hasil Kegiatan ini Peserta merasa antusias mendapatkan materi terkait Tata Cara Memproduksi Teh Kulit Labu Kuning.

Ketua TP. PKK Desa Lalowua Fatimah Yasir, S.Ars yang dikonfirmasi oleh Media Info Publish.id usai Kegiatan Pelatihan, (10/09/2023) Mengapresiasi dan bersyukur karena TP. PKK desa Lalowua terpilih sebagai Mitra PKM ITK Avicenna Kendari.

Ketgam : Peserta TP. PKK Desa Lalowua Praktekan cara Membuat Teh Antioksidan dari Kulit Labu Kuning

“Saya bersyukur karena PKK Desa Lalowua terpilih sebagai Mitra kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat oleh Institut Teknologi dan Kesehatan Avicenna Kendari yakni Pemberdayaan Anggota PKK desa Lalowua dalam Produksi Teh Kulit Labu Kuning kaya Antioksidan,”Ucapnya.

Masih Fatimah Yasir, Saya Berharap kedepannya kegiatan ini dapat berkelanjutan dan menjadi Usaha yang dapat membantu perekonomian Desa. Mengingat Desa Lalowua Sendiri Merupakan salah satu Desa yg budidaya Tanaman Labu Kuningnya cukup banyak”, Harapnya.

Melalui Dekan Fakultas Sains dan Tekhnologi ITK Nur fitriana muhammad Ali, S.Si.,M.Kes menyampaikan bahwa Kegiatan ini merupakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), didanai langsung oleh DRTPM Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) yang sebelumnya melalui kompetisi di tingkat nasional.

“Alhamdulillah usulan kegiatan tim kami bersama mitra PKK Desa Lalowua terpilih untuk didanai. Kegiatan PKM ini sekaligus sebagai langkah hilirisasi hasil penelitian yang telah dilaksanakan oleh Mahasiswa dan Dosen dari ITK Avicenna dari Program Kreativitas Mahasiswa yang juga didanai dari Dirbelmawa Dirjen Dikti Kemdikbud yakni Formulasi Teh Kulit Labu Kuning Kaya Antioksidan,”Ucapnya

Lanjut kata dia, ini dulu idenya adalah untuk memanfaatkan limbah rumah tangga agar lebih bernilai yakni sebagai bahan obat. Dalam kegiatan PkM ini, tim dosen dan mahasiswa ITK Avicenna berkolaborasi dengan tim dosen Universitas Mandala Waluya dalam rangka memberdayakan anggota PKK Desa Lalowua agar dapat berpartisipasi pada upaya kemandirian kesehatan sekaligus peningkatan taraf ekonomi anggota PKK pada khususnya, dan masyarakat Desa Lalowua pd umumnya.

Ketgam : Tampak Sedang Praktekan cara Membuat Teh Antioksidan dari Kulit Labu Kuning

“karena dalam PKM ini, kami memberikan pelatihan hingga pendampingan produksi Teh Kulit Labu Kuning Kaya Antioksidan sebagai langkah awal dalam memulai sebuah usaha dibidang obat tradisional yang memanfaatkan bahan alam,” Terangnya.

Sebelumnya telah dilakukan Survey dan Desa Lalowua ini merupakan salah satu penghasil dan pemasok labu kuning di pasar-pasar sekitar Kab. Konawe Selatan hingga ke Kota Kendari, jadi peluang untuk hilirisasi hasil penelitian kami disini lebih besar.

“Alhamdulillah kegiatan pelatihan berjalan sesuai target, ibu-ibu PKK sudah bisa secara mandiri memproduksi teh kulit labu kuning, dan sangat antusias. Selanjutnya kami akan terus kawal hingga penjualannya dan legal produknya,” Ungkapnya.

Pada kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa sebagai bentuk penerapan MBKM, jadi mahasiswa Berkegiatan di Desa Lalowua, mendampingi ibu-ibu PKK mulai dari produksi, pengemasan, penjualan, hingga cash flownya. Tentunya dengan arahan dari tim dosen yang terlibat, terdiri dari pakar kesehatan dan ekonomi.

“Harapan kami, produknya nanti bisa dimanfaatkan lebih luas lagi, karena terbukti mengandung antioksidan yang sangat baik untuk kesehatan,”Harapnya

Laporan : Mh4n

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *